Pengalaman
stress yang paling terkesan dalam diri saya adalah ketika saya di DO (drop out)
di kampus lama saya. Saya mendapatkan tekanan yang begitu besar dari keluarga,
saudara, teman dan tetangga. Sampai suatu ketika saya sempet berfikir kabur
dari rumah karena sudah memalukan keluarga saya. Pada saatnya saya menguatkan
diri saya dan berfikir secara rasional bahwa kegagalan bukanlah akhir dari
hidup saya. Saya masih bisa memperbaikinya lagi. Dan merupakan cambuk buat saya
bahwa kuliah saya yang sekarang harus sampai tuntas amin.
Cara
mengatasinya saya selalu mendekatkan diri sama Allah YME. Dan menanamkan
prinsip bahwa kegagalan adalah keberhasilan saya yang tertunda sehingga saya
bisa move on dan kembali kepada kehidupan normal. Dan
ada seseorang yang selalu mendukung saya sampai sekarang,
BERITA KASUS STRESS
Merdeka.com - Pasangan SMK
di Pamekasan, Madura, berinisial SG dan ME melakukan tindakan mesum di sebuah
kamar kos. Alasannya, hanya karena kedua siswa itu merasa stres usai mengikuti
Ujian Nasional (UN).
Beruntung, Satuan Polisi
Pamong Praja menangkap kedua siswa mesum tersebut di rumah kos yang terletak di
Jalan Bahagia, Pamekasan, Madura.
"Dalam pemeriksaan yang
dilakukan petugas, keduanya mengaku, berbuat mesum saat merasa 'stres' setelah
mengikuti ujian nasional," ujar Kepala Satpol PP Willy Agusta kepada
wartawan seperti dilansir antara, Senin (16/4).
Ketika digerebek petugas,
kedua siswa mesum ini masih mengenakan seragam sekolah, bertuliskan SMK Negeri
I Pamekasan. "Jadi yang tertangkap berbuat mesum ini merupakan siswa
peserta UN," kata Willy.
Menurut Willy, penangkapan
pasangan siswa mesum ini atas laporan yang disampaikan masyarakat. Saat ini,
keduanya sedang dimintai keterangan oleh petugas di kantor Satpol PP Jalan
Pamong Praja, Pamekasan.
Pihak Satpol PP juga sudah
menghubungi pihak sekolah dan kedua orang tua siswa tersebut agar mereka
mendapatkan pembinaan. Kedua siswa yang tertangkap berbuat mesum itu,
masing-masing berasal dari Desa Larangan Badung, Pamekasan.
Perbuatan memalukan yang
dilakukan siswa saat pelaksanaan ujian nasional di Pamekasan, bukan yang
pertama kali terjadi. Pelaksanaan UN tahun lalu, petugas menangkap sekelompok
siswa salam satu pondok pesantren di Kecamatan Kota Pamekasan saat sedang asyik
berpesta minuman keras.
Menurut pendapat saya
tentang pemberitaan yang terjadi diatas tentang siswa SMK yang stress saat
menghadapi ujian kemudian mengatasi stressnya dengan berbuat mesum adalah
tindakan yang menyimpang. Tidak sepantasnya dia berbuat demikian. hal ini karena tidak ada pendidikan seks
sejak dini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar